News Studentsite

Juni 10, 2012

Harmonisasi Akuntansi Internasional

Tujuan Belajar 

  • Memahami perbedaan harmonisasi dan standarisasi yang belaku dalam standar akuntansi.
  • Menjelaskan pro dan kontra harmonisasi standar akuntansi internasional.
  • Memahami arti rekonsilisasi dan pengakuan bersama (timbal balik) terhadap perbedaan standar akuntansi.
  • Mengidentifikasi standar organisisi yang mempromosikan harmonisasi dan memiliki peran penting dalam penetapan satndar akuntansi internasional.
  • Mendeskripsikan pendekatan baru Uni Eropa dan mengaitkannya dengan integrasi pasar keuangan eropa.

Pembuka

  • Harmonisasi merupakan proses untuk meningkatkan kompatibel (kesesuaian) praktek akuntansi yang berasal dari berbagai negara.
  • Harmonisasi dan Standarisisi.
  • Komparabilitas.
  • Harmonisasi akuntansi mencakup:
  1. Standar akuntansi (pengukuran dan pengungkapan)
  2. Pengungkapan oleh perusahaan publik tentang penawaran surat berharga dan pecataatan di Bursa Efek.
  3. Standar audit    

Survei Harmonisasi Internasional

  1. Keuntungan harmonisasi internasional
  2. Kritik atas standar internasional
  3. Rekonsiliasi dan pengakuan bersama
  4. Penerapan standar internasional

Peristiwa Penting Penentuan Standar Akuntansi Internasional

  • 1959 - Jacob Kraayenhoft, pendiri firma akuntan di Eropa mendorong dimulainya pembuatan standar akuntansi internasional.
  • .......................
  • 1973 - International Accounting Standard Committee (IASC) didirikan.
  • 2001 - International Acounting Standard Board (IASB) menggantikan IASC.
  • Dan seterusnya

Organisasi Internasional Pendorong Harmonisasi Akuntansi 

  1. International Accounting Standard Board (IASB)
  2. Komisi Uni Eropa (EU)
  3. Organisasi Internasional Komisi Pasar Modal (IOSCO)
  4. International Federation of Accountant (IFAC)
  5. Kelompok kerja ahli pemerintah PBB dalam ISAR dan UNTACD
  6. Kelompok kerja dalam OECD

Badan Standar Akuntansi Internasional

  • Tujuan International Accounting Standard Board - IASB (dahulu IASC):
  1. Mengembangkan standar akuntansi global
  2. Mendorong penggunaan dan penerapan standar
  3. Membawa konvergensi standar akuntansi nasional dan internasional
  • Standar Inti IASC dan Persetujuan IOSCO
  • Struktur baru IASB: 
  1. Badan wali
  2. Dewan IASB
  3. Dewan Penasehat Standar
  4. Komite Interpretasi Pelaporan Keuangan Internasional (IFRIC)

Badan Standar Akuntansi Internasional (Lanjut)

  • Pengakuan dan Dukungan bagi IASB
  • Respon Komisi Pasar Modal AS terhadap IFRS
  • Perbandingan IFRS dan Prinsip Akuntansi Komprehensif lain

 Uni Eropa (EU)

  • Direktif keempat, ketujuh, dan kedelapan 
  • Upaya harmonisasi EU
  • Pendekatan baru EU dan Integritas Pasar Uang Eropa
  • Organisasi Internasional Komisi Pasar Modal (IOSCO)
  • Federasi Internasional Akuntan (IFAC)
  • Kelompok Kerja Antar Pemerintah PBB untuk pakar dalam Standar Internasional Akuntansi dan Pelaporan (ISAR)
  • Organisasi untuk kerjasama ekonomi dan pembangunan (OECD)
Sumber: Bapak Sigit Sukmono-Akuntansi Internasional



 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar